Pernah dengar tentang pemanasan global? Tentunya! Selama ini kita berpikiran bahwa pemanasan global akan menyebabkan bumi menjadi lebih panas. Suhu bumi akan meningkat, yah itu benar! Namun bukan berarti kita akan merasa lebih panas, nah ini masalah yang selama ini selalu di salah perhatikan oleh orang awam!
Dengan semakin panasnya suhu bumi, maka lapisan es di kedua ujung dunia. Kutub utara dan kutub selatan akan mencair. Lha kenapa mereka kok mencair? Ya karena buminya semakin panas! Nah mencairnya gubung atau lapisan es ini, sebetulnya terjadi akibat keadaan bumi yang berusaha untuk memperbaiki ekosistemnya secara otomatis. Jadi bumi berusaha memperbaiki dirinya sendiri, dengan mencairkan lapisan es di kedua sisinya. Untuk memperbaiki suhu yang makin panas.
Kenyataan dari perbaikan ini pasti bakal berpengaruh terhadap alam. Semakin banyak es yang mencair secara tomatis akan meningkatkan tinggi laut. Sehingga bisa membuat beberapa pulau yang rendah tenggelam. Dengan semakin banyaknya volume air laut maka sedikit membuat bumi semakin dingin. Setelah itu dengan bertambahnya hawa panas, secara otomatis penguapan air akan semakin banyak. Air yang menguap ini bertumpuk di awan. Menyebabkan hujan, karena volume air yang bertumpuk lebih banyak dari pada normal secra otomatis hujan bakal semakin sering terjadi. Bumi melindungi dirinya sendiri untuk menurunkan suhu.
Hasil yang di peroleh dari bertambah seringnya hujan adalah, cuaca yang menjadi semakin ngawur. Soalnya di musim kemarau kita terbiasa dengan adanya angin, lha karena anginnya di tunggangi oleh hujan yang keterusan, akhirnya terjadi badai. Hujan angin deh di mana- mana. Ini semua terjadi karena bumi berusaha memperbaiki dirinya sendiri, berusaha menurunkan suhunya. Penguapan air laut yang dipicu oleh suhu yang panas. Dan pertemuan hujan dengan angin yang mestinya terjadi di musim kemarau.
Sebagai manusia yang hidup dibumi, kita akan merasa akibat pemanasan global sebagai hujan dan angin yang taiada henti. Badai ini akan sering terjadi seiring dengan semakin bertambah mencairnya lapisan es, dan musim kemarau yang membawa angin. Bumi harus menyelamatkan diri nya sendiri. Begitu juga mestinya kita. Jadi anda jangan berpikir bahwa pemanasan global akan membawa pengaruh kemarau total! Pemanasan global akan memicu terjadinya hujan badai di seluruh pelosok di muka bumi. Hujan es yang tidak biasanya terjadi, akan menjadi sering terjadi. Semua ini demi bumi memperbaiki suhu nya.
Dengan semakin panasnya suhu bumi, maka lapisan es di kedua ujung dunia. Kutub utara dan kutub selatan akan mencair. Lha kenapa mereka kok mencair? Ya karena buminya semakin panas! Nah mencairnya gubung atau lapisan es ini, sebetulnya terjadi akibat keadaan bumi yang berusaha untuk memperbaiki ekosistemnya secara otomatis. Jadi bumi berusaha memperbaiki dirinya sendiri, dengan mencairkan lapisan es di kedua sisinya. Untuk memperbaiki suhu yang makin panas.
Kenyataan dari perbaikan ini pasti bakal berpengaruh terhadap alam. Semakin banyak es yang mencair secara tomatis akan meningkatkan tinggi laut. Sehingga bisa membuat beberapa pulau yang rendah tenggelam. Dengan semakin banyaknya volume air laut maka sedikit membuat bumi semakin dingin. Setelah itu dengan bertambahnya hawa panas, secara otomatis penguapan air akan semakin banyak. Air yang menguap ini bertumpuk di awan. Menyebabkan hujan, karena volume air yang bertumpuk lebih banyak dari pada normal secra otomatis hujan bakal semakin sering terjadi. Bumi melindungi dirinya sendiri untuk menurunkan suhu.
Hasil yang di peroleh dari bertambah seringnya hujan adalah, cuaca yang menjadi semakin ngawur. Soalnya di musim kemarau kita terbiasa dengan adanya angin, lha karena anginnya di tunggangi oleh hujan yang keterusan, akhirnya terjadi badai. Hujan angin deh di mana- mana. Ini semua terjadi karena bumi berusaha memperbaiki dirinya sendiri, berusaha menurunkan suhunya. Penguapan air laut yang dipicu oleh suhu yang panas. Dan pertemuan hujan dengan angin yang mestinya terjadi di musim kemarau.
Sebagai manusia yang hidup dibumi, kita akan merasa akibat pemanasan global sebagai hujan dan angin yang taiada henti. Badai ini akan sering terjadi seiring dengan semakin bertambah mencairnya lapisan es, dan musim kemarau yang membawa angin. Bumi harus menyelamatkan diri nya sendiri. Begitu juga mestinya kita. Jadi anda jangan berpikir bahwa pemanasan global akan membawa pengaruh kemarau total! Pemanasan global akan memicu terjadinya hujan badai di seluruh pelosok di muka bumi. Hujan es yang tidak biasanya terjadi, akan menjadi sering terjadi. Semua ini demi bumi memperbaiki suhu nya.

